DLHK Kukar Kawal Program Dunia Usaha Ramah Lingkungan Berjalan Baik

img

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Pada masa kepemimpinan Bupati Kukar Edi Damansyah dan Wakil Bupati H Rendi Solihin, menetapkan 23 program Dedikasi Kukar Idaman yang masuk ke dalam target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar.

 

Sementara capaian dari program-program itu telah berjalan maksimal hingga 2024 ini. Salah satunya program Dunia Usaha Ramah Lingkungan.

 

Program ini ditujukan bagi pelaku dunia usaha (perusahaan-red) agar lebih perduli pada kondisi lingkungan dengan memperkuat pengawasan terhadap Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Termasuk kewajiban lainnya yang harus di penuhi, seperti memfasilitasi penanaman 1 juta pohon pada wilayah penghijauan dan reklamasi.

 

"Program dunia usaha lingkungan selama ini sudah berjalan dengan baik. Dalam program ini kita fokus kepada dunia usaha yang telah memiliki ijin, sehingga bisa dilakukan pengawasan khususnya terhadap AMDAL," kata Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar Taufiq pada Poskotakaltimnews, Rabu (3/7/2024).

 

Pihaknya mengakui sejauh ini telah melakukan pengawasan secara maksimal terhadap semua perusahaan yang ada di Kabupaten Kukar.  Namun apabila pihaknya mendapat laporan dari masyarakat dan temuan terkait lingkungan yang tercemar karena limbah dunia usaha, maka DLHK Kukar langsung turun tangan untuk meninjau langsung ke lokasi yang dimaksud.

 

"Jika ada pihak dunia usaha yang tak mentaati aturan, maka akan kita kenakan sanksi. Sanksi yang diberikan melihat dari keselahan yang dilakukan perusahaan bahkan hingga pemberhentian jam operasi kerja," paparnya.

 

Dalam program ini, pihaknya menargetkan seluruh dunia usaha yang ada di Kabupaten Kukar dapat mematuhi aturan yang berlaku. Sehingga tak memberikan dampak buruk terhadap lingkungan dan masyarakat setempat.

"Kami juga meminta kepada mereka untuk melakukan reklamasi dan membantu penanaman pohon di wilayah sekitar usaha tersebut," ujarnya. (adv/riz)